Description
Sesaat, arus air bergelora. Tubuh itu perlahan tenggelam ke kedalaman jurang biru.
Sesaat, di pulau terpencil, suara-suara masa lalu bergema dari balik kabut, lalu melayang menjauh.
Sesaat, di hamparan bunga merah menyala di seberang, patahan pedang terbakar dalam kobaran api, ditempa ulang, hingga akhirnya menyatu kembali.
"Karena waktunya belum tiba, maka akan kutempa diriku kembali."
Dengan keputusasaan sebagai tungku dan tubuh sebagai pemantik, ia tak lagi ingat sudah berapa kali menanggung penderitaan seperti ini.
"Aku akan menjadikan kematian sebagai palu, dan ... menebas takdir!"
Pada saat kelahiran kembali, kobaran api menyebar ke segala arah dan menjulang ke langit, membakar hingga ke ujung seberang.
Saat itu, seluruh utang karma pun terputus. Tubuh baru yang telah ditempa berkali-kali itu akhirnya terbentuk.
Sesaat, di pulau terpencil, suara-suara masa lalu bergema dari balik kabut, lalu melayang menjauh.
Sesaat, di hamparan bunga merah menyala di seberang, patahan pedang terbakar dalam kobaran api, ditempa ulang, hingga akhirnya menyatu kembali.
"Karena waktunya belum tiba, maka akan kutempa diriku kembali."
Dengan keputusasaan sebagai tungku dan tubuh sebagai pemantik, ia tak lagi ingat sudah berapa kali menanggung penderitaan seperti ini.
"Aku akan menjadikan kematian sebagai palu, dan ... menebas takdir!"
Pada saat kelahiran kembali, kobaran api menyebar ke segala arah dan menjulang ke langit, membakar hingga ke ujung seberang.
Saat itu, seluruh utang karma pun terputus. Tubuh baru yang telah ditempa berkali-kali itu akhirnya terbentuk.


Base HP
Base ATK
Base DEF